Floating Left
We're Trusted & Whitelist Online Shop ♥text to 085743422282 for fast order♥
News

Penyebab & Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak

27 Agustus 2012

img 
Sariawan bukan hanya bisa dialami orang dewasa saja. Masalah ini juga bisa diderita anak-anak yang masih berusia bayi atau balita. Apa penyebab sariawan pada anak? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini penjelasan dari dokter anak, dr. Tiwi.


Dalam bukunya 'Anak Sehat: 100 Solusi dr. Tiwi' yang diterbitkan oleh Erlangga Group, dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya itu menjelaskan apa saja yang bisa membuat bayi atau balita Anda terkena sariawan. Dokter yang cukup aktif di Twitter itu menjelaskan sariawan memang bisa menyerang anak, bahkan pada bayi enam bulan sekalipun. Pada bayi dan balita, sariawan sering menyerang bibir, lidah, pipi bagian dalam dan tenggorokan.

Bayi yang terkena sariawan memiliki gejala:
- Suhu badan meningkat, bisa hingga 40 derajat celcius.
- Rewel, tidak mau menyusu dan mengeluarkan air liur lebih banyak.
- Mulut berbau.

Sementara pada balita, gejalanya adalah:
- Suhu meningkat, tapi tidak terlalu tinggi.
-. Nafsu makan berkurang.

Dokter yang memiliki klinik digital itu kemudian menjelaskan apa yang menjadi penyebab sariawan, yaitu:

1. Stomatitis Apthosa
Sariawan akibat adanya trauma, misalnya tergigit atau tergores sikat gigi hingga luka atay lecet. Jika daya tahan tubuh kurang baik, maka kuma masuk dan luka menjadi infeksi. Biasanya timbul peradangan, rasa sakit atau nyeri.

2. Oral Thrush/Moniliasis
Disebabkan oleh jamur Candida albican yang biasanya dijumpai dan bersarang di lidah. Pada keadaan normal, jamur memang terdapat di mulut. Namun, saat daya tahan menurun dan mengonsumsi obat antibiotik, maka jamur Candica albican akan mudah tumbuh melebihi normal.

3. Stomatitis Herpetic
Disebabkan virus herpes simplek dan berlokasi di belakang tenggorokan. Sariawan di tenggorokan terjadi jika ada virus yang sedang mewabah dan daya tahan tubuh rendah.

Bagaimana cara mengatasi masalah sariawan pada anak ini? Berikut saran dari dr. Tiwi:

- Menjaga kebersihan mulut dan gigi anak.
- Memberikan obat kumur pada anak yang sudah bisa berkumur.
- Jika disebabkan jamur, mintalah obat antijamur dari dokter.
- Berikan makanan dan minuman yang banyak mengandung vitamin C dan B untuk mempercepat penyembuhan.
- Jika anak tidak mau makan, berikan makanan yang lembut dan cair serta tidak terlalu panas agar tidak menambah luka.
- Berikan anak minum lewat gelas, bukan botol untuk menghindari gesekan atau trauma.



Baca juga
  » 10 April 2014
Tips Memilih Concealer untuk Menutupi Jerawat dan Lingkar Hitam Mata
Make-up dasar yang harus dimiliki selain foundation adalah concealer. Mengapa concealer? Karena produk yang serupa dengan foundation tersebut lebih mampu menutupi berbagai masalah kulit wajah.

  » 9 April 2014
5 Camilan yang Bisa Disantap Setiap Saat Tapi Tidak Bikin Gemuk
Hampir semua wanita suka mengonsumsi camilan baik saat sedang menonton film, kerja, atau ketika lapar malam hari. Namun sebagian dari mereka memilih camilan yang kurang sehat seperti makanan berminyak atau kripik kemasan. Tanpa terasa camilan tersebut membuat berat badannya kian bertambah terutama saat disantap sebelum tidur. Oleh karena itu, Anda harus pintar memilih jenis makanan ringan yang akan dikonsumsi. Berikut lima camilan yang bisa dimakan setiap saat tanpa takut menggemuk.

  » 7 April 2014
5 Alasan Anda Harus Segera Kurangi Konsumsi Gula
Anda penggemar makanan manis dan tidak bisa menahan godaan untuk mengunyah cake, mousse, brownies atau cokelat? Maka harus berhati-hati karena asupan gula yang terlalu banyak bisa menyebabkan kegemukan, penumpukan lemak dan diabetes. Selain itu masih ada lima dampak negatif lain dari konsumsi gula yang berlebihan. Ini akibatnya, seperti yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.

  » 5 April 2014
Meski Bebas dan Lebih Santai, Ini Konsekuensi Bila Anda Kerja dari Rumah
Seiring dengan perkembangan teknologi, ada beberapa pekerjaan yang tak mengharuskan karyawannya untuk datang ke kantor lagi. Mereka hanya perlu mengirim hasil kerja melalui internet dari rumah atau tempat lain.

  » 4 April 2014
Waspada, Mencukur dan Mencabut Bulu Ketiak Bisa Timbulkan Bisul
Hampir semua wanita setuju bila bulu-bulu di sekitar ketiak sangat mengganggu dan membuat tidak percaya diri, apalagi bila mengenakan pakaian tanpa lengan atau harus mengangkat tangan. Cara paling umum untuk menghilangkan bulu-bulu menganngu tersebut adalah dengan mencukur atau mencabutnya. Tapi cara tersebut bisa memicu timbulnya bisul.